Mataram - Sebanyak 393 calon jamaah haji dari Kota Mataram yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 3 memulai perjalanan suci mereka ke Tanah Suci pada hari Sabtu, 3 Mei 2025. Pelepasan resmi para calon tamu Allah ini dipimpin langsung oleh Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, bertempat di halaman Kantor Walikota Mataram.

Dalam amanatnya, Walikota Mataram menekankan bahwa ibadah haji adalah sebuah seruan mulia yang menghendaki kesiapan jasmani, rohani, serta ketulusan jiwa. Beliau mengimbau seluruh calon haji untuk senantiasa menjaga keikhlasan, memupuk kesabaran, dan menunjukkan solidaritas selama menunaikan rangkaian ibadah di Makkah dan Madinah.

"Perjalanan ini adalah sebuah napak tilas keimanan, bukan sekadar perjalanan biasa. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh jamaah untuk memurnikan niat, mempererat persaudaraan, dan tabah menghadapi berbagai dinamika yang mungkin terjadi selama proses haji. Tunjukkan kerendahan hati, perbanyak dzikir, dan serahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT," ujar Mohan dengan khidmat.

Orang nomor satu di Kota Mataram ini juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Mataram atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam memastikan kelancaran pemberangkatan jamaah, meskipun sempat menghadapi kendala terkait pemenuhan kuota dan finalisasi visa. Beliau berharap para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, diberikan kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram, H. Hamdun, S.Ag., M.Ag., dalam laporannya menjelaskan bahwa Kloter 3 ini terdiri dari 393 jamaah, termasuk empat petugas kloter dan tiga Petugas Haji Daerah (PHD). Jumlah ini merupakan kapasitas maksimal untuk satu kloter penerbangan. Beliau juga mengungkapkan adanya tantangan dalam proses penerbitan visa, namun berkat sinergi dan upaya maksimal, seluruh permasalahan berhasil diatasi menjelang hari keberangkatan.

"Alhamdulillah, seluruh administrasi jamaah Kloter 3 Kota Mataram telah rampung dan mereka siap untuk diberangkatkan. Kami juga memastikan bahwa layanan bimbingan ibadah dan pendampingan kesehatan akan terus mendampingi para jamaah selama mereka menjalankan ibadah haji," pungkas Hamdun.