Jumat, 2 Mei 2025 dalam kunjungan Gubernur Lira NTB zainudin. SH ke kantor dan gudang tembakau PT.  Jarum dimontong gamang,  kopang,loteng sore tadi yg didampingi oleh Bupati Lira Loteng dan beberapa bupati LIRA yg berada diwilayah NTB.Selain berbincang bincang tentang mekanisme kerja pertanian tembakau, hingga proses jual beli dan kebutuhan tembakau utk PT jarum serta beberapa curhatan dari pihak Direksi yg diwakili oleh supervisor 

( Pak Latif?) Kepada gubernur Lira dkk tentang ketidak pahaman sebagian besar petani tembakau terhadap proses awal hingga menghasilkan daun berkwalitas/ sesuai specifikasinya serta suka dukanya dengan adanya petani nakal.


Disela pembicaraan Bupati Lira Loteng yg biasa disapa Bang Dirman Berungkap bahwa " dalam proses penjualan dan pembelian kepada mitra ataupun petani swadaya selalu akan ada masalah ketidak puasan  selama para Broker mempermainkan harga kepada petani dan bisa jadi bermain mata dengan orang orang dalam" Hal itu terindikasi dari beberapa curhatan kelompok tani yg pernah ditemuinya. Adapun petani yg dibilang nakal tdk menutup kemungkinan itu ada dan bisa jadi tak sengaja karena ketidak pahamannya. Pungkasnya.  Kita tdk ingin menjustifikasi masing masing pihak utk yg lalu, namun yg terpenting kedepnnya mari kita bersama sama saling menjaga kejujuran dan Lira bersama pemerintah dan perusahaan selalu berjuang utk mensejahtrakan rakyat sebagai bentuk pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara.