MATARAM — Pelaksanaan Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha di Kelurahan Pejeruk dinilai sukses dalam memeriahkan syiar Islam. Kemeriahan tersebut berhasil menyedot antusiasme warga, meski pihak panitia menggarisbawahi pentingnya evaluasi untuk pelaksanaan di masa mendatang.
Panitia Pengawas Lapangan, Naufal, menyatakan bahwa secara keseluruhan acara berjalan dengan baik dan mampu menghidupkan suasana religius di tengah masyarakat. Namun, sebagai langkah pembenahan, pihaknya tetap akan melakukan catatan kritis pasca-acara.
"Menurut saya pelaksanaan pawai takbiran kemarin sudah cukup baik dan sukses dalam memeriahkan syiar Idul Adha. Meski demikian, masih ada beberapa aspek teknis yang perlu dievaluasi agar pelaksanaan berikutnya menjadi lebih tertib, aman, dan terorganisir,” ujar Naufal saat memberikan keterangan.
Selain persoalan teknis di lapangan, Naufal juga tidak menolak adanya tantangan dari sektor finansial. Kebutuhan operasional yang besar sempat dihadapkan pada keterbatasan dana yang dihimpun oleh kepanitiaan.
"Dalam segi anggaran tentu ada beberapa kendala kecil, karena kebutuhan kegiatan cukup banyak sementara dana yang tersedia terbatas. Namun alhamdulillah panitia tetap berusaha memaksimalkan anggaran yang ada sehingga acara tetap berjalan dengan baik,” tambahnya.
Keberhasilan menyiasati keterbatasan tersebut diakui tidak lepas dari sinergi dan sokongan dari berbagai pihak. Naufal secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi besar dari unsur pemerintahan dan legislatif setempat yang menjadi penyokong utama jalannya acara.
"Terkhusus yang paling besar andilnya dari pemerintahan yaitu Lurah Pejeruk, L. Bagus Afriyadi, S.IP., dan Dewan, H. Afifian Khalid," pungkas Naufal.
Dengan adanya dukungan kuat dari tokoh pemangku kebijakan dan evaluasi teknis yang matang, pihak panitia optimis pergelaran pawai takbiran di Kelurahan Pejeruk pada tahun-tahun berikutnya dapat dikemas secara lebih megah, tertib, dan aman bagi seluruh masyarakat. (Zek)


0 Komentar