Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Abd Rahman, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap Opening Ceremony Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Kota Mataram. Bagi Rahman, acara pembukaan yang digelar begitu megah ini adalah bukti nyata bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) siap melangkah ke panggung nasional, bahkan dunia.
Dengan sorotan lampu yang gemerlap, hentakan ritmis tarian kolosal, dan semangat masyarakat yang membuncah, Rahman memuji bahwa sajian ini tak kalah berkelas dengan acara-acara nasional lainnya. "Luar biasa, kalau kita lihat opening ceremony-nya, tak kalah berkelas dengan sajian nasional," tuturnya bangga.
Lebih dari sekadar pembukaan, FORNAS VIII adalah pernyataan tegas dari Kota Mataram dan NTB tentang kelas mereka. Rahman menekankan visi Gubernur NTB untuk membawa daerah ini makmur mendunia, dan FORNAS menjadi salah satu jalannya. Koreografi dan narasi visual yang ditampilkan bukan hanya menggambarkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menyuarakan optimisme daerah menuju masa depan yang lebih besar.
"Inilah momentum untuk memperkenalkan kepada Indonesia bahwa NTB siap. PON 2028 pun kita siap. Opening ceremony tadi itu bukan hanya pertunjukan, tapi sebuah deklarasi kesiapan," tegas Rahman. Ia bahkan menilai bahwa penampilan pembuka tersebut adalah bukti awal yang berhasil menyihir ribuan pasang mata. "Tadi malam kita tidak sedang menonton pertunjukan lokal. Kita sedang menyaksikan penampilan dengan level nasional. Bahkan bisa bersaing di level internasional," imbuhnya.
Rahman juga menyoroti kolaborasi apik antara seniman, komunitas, anak muda, hingga aparat pemerintah dari Pemprov NTB dan Kota Mataram. Semuanya bersatu menyuguhkan narasi yang kuat dan penuh semangat, menegaskan bahwa visi "NTB Makmur Mendunia" bukan sekadar jargon, melainkan sebuah cita-cita yang sedang diwujudkan.

0 Komentar