Mataram - Lalu Teguh Firdaos yang merupakan Ketua Umum Satgas Anti Narkoba Provinsi NTB 


"Menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Kami Pengurus Sans NTB sangat kesulitan dalam melakukan komunikasi bersama pihak pemerintah provinsi maupun daerah."_Lalu Teguh Firdaos 


Lalu Teguh Firdaos, Kita semua ketahui bahwasannya Narkoba bukanlah hal yang jarang kita dengar di lingkungan masyarakat apalagi di Provinsi NTB, namun Narkoba sudah merajalela di lingkungan masyarakat khususnya di usia produktif, tetapi kami kecewa dengan pihak pemerintah provinsi NTB seolah olah mereka menutup pintu bagi kami untuk masuk ke ruang-ruang solusi bahkan membuka komunikasi bagaimana solusi agar Narkoba ini bisa kami lawan.



"Minggu, 18 Mei 2025, kami sebagai agen perubahan dan jawaban jawaban masa depan daerah provinsi NTB seolah-olah kami tidak diberikan ruang sedikitpun pun untuk berkontribusi kepada pemuda maupun masyarakat lainya, ini sebuah kejanggalan yang sampai hari ini kami belum ketahui apa alasan mereka (pihak Pemprov NTB) tidak mau membuka ruang komunikasi maupun diskusi, kamu tidak ingin minta anggaran maupun bantuan tapi kami ingin berjalan bersama sama untuk bisa menuntaskan apa yang harus di tuntaskan, sehingga harapan kami Pihak Pemprov bisa membuka ruang-ruang itu kedepannya, apalagi kita ketahui pemberantasan narkoba ini adalah bukan tanggung jawab kami sepihak melainkan tanggung jawab dari Badan Narkotika Nasional (BNN).Lalu Teguh Firdaos "Ketua Umum Sans Prov NTB"


"Pada dasarnya bagaimanapun langkah pihak Pemprov NTB hari ini dalam melakukan agenda - agenda besar kalau pemuda daerah tidak dilirik, tidak di rangkul maka jangan harap NTB akan maju, ini adalah rasa kecewa kami, kami seakan akan disepelekan, tidak perhitungkan, tetapi ketika pemilu maupun pilkada mendekat mereka membawa 1000 janji kepada kami. Ini adalah rasa kecewa kami.Tutup Ketua Umum Sans Provinsi NTB "Lalu Teguh Firdaos"